Sahabat.com - Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka berangkat menuju ke Indonesia Arena di kawasan Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Selatan, mengawali rangkaian acara pendaftaran sebagai calon peserta Pilpres 2024 ke Kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Rabu.
Prabowo-Gibran turut didampingi oleh ketua umum partai anggota Koalisi Indonesia Maju (KIM) dan beberapa pejabat, seperti Menteri Investasi Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rosan Perkasa Roeslani, dan politikus Budiman Sudjatmiko.
Kendaraan pribadi Prabowo dengan pelat nomor B 108 PSD berada di barisan paling depan iring-iringan tersebut dengan membawa pasangan Prabowo-Gibran yang kompak mengenakan atasan berwarna biru langit.
Di belakangnya, ada lebih dari 20 mobil yang membawa para elite partai KIM menuju ke Indonesia Arena, GBK, di mana pasangan tersebut mendeklarasikan diri di hadapan relawan dan pendukung.
Rombongan meninggalkan kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara No. 4, Jakarta Selatan, sekitar pukul 09.20 WIB.
KIM, yang terdiri atas Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Demokrat, PAN, Partai Bulan Bintang, Partai Gelora Indonesia, Partai Garuda, Prima, dan PSI, dijadwalkan mendaftarkan pasangan Prabowo-Gibran ke Kantor KPU RI di Jakarta, Rabu.
Usai dari deklarasi di Indonesia Arena, Prabowo-Gibran dan rombongan bergerak ke Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat, untuk menuju ke Kantor KPU RI dengan diiringi oleh kirab budaya dari para pendukung dan relawan.(Ant)
0 Komentar
Islah Bahrawi: Menempatkan Polri di Bawah Kementerian Berisiko Hambat Respons Keamanan Negara
Potensi Anarko di Balik Demo 17+8, Mahasiswa Diminta Waspada
Surya Paloh Ketemu Jokowi, Anies: Tontonan Aja Itu
Ratusan Pekerja Offshore Upstream Pertamina Regional Jawa Nyoblos di TPS di Tengah Laut
8 Parpol Lolos DPR Versi Quick Count, PDI Perjuangan Hattrick
668 TPS di Jawa Hingga Papua Harus Melakukan Pemungutan Suara Susulan akibat Bencana dan Kerusuhan
Megawati akan Nyoblos di TPS Kebagusan Jaksel
TPN Ungkap Keresahan Publik terhadap Quick Count, Fair atau Tidak?
Leave a comment