Sahabat.com - Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua Barat Daya menggelar rapat koordinasi (rakor) guna membangun komitmen bersama untuk mempercepat pembangunan di daerah tersebut.
Rakor tersebut dihadiri Penjabat Gubernur Papua Barat Daya Muhammad Musa'ad, bupati, wali kota se-Provinsi Papua Barat Daya, TNI/Polri, dan kejaksaan setempat di Sorong, Senin.
Penjabat Gubernur Papua Barat Daya Muhammad Musa'ad menjelaskan percepatan pembangunan di daerah itu membutuhkan kolaborasi antar-berbagai pihak terkait sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.
"Atas dasar itulah kita rapat koordinasi forkopimda guna membangun komitmen untuk bersama membangun tanah ini," kata dia.
Di dalam pertemuan tersebut, ada sejumlah hal menjadi perhatian kemudian diputuskan secara bersama untuk nantinya menjadi bagian dari realisasi komitmen tersebut.
"Satu hal yang penting adalah bahwa kami telah memutuskan untuk melakukan pertemuan sebulan sekali untuk semakin memantapkan komitmen tersebut," kata Penjabat Gubernur Papua Barat Daya Muhammad Musa'ad.
Pertemuan rutin untuk memastikan sejauh mana realisasi komitmen dari setiap forkopimda dalam waktu sebulan berjalan.
"Jadi kita akan lakukan pertemuan rutin setiap bulan untuk melihat realisasi dari komitmen itu dijalankan setiap forkopimda khususnya bupati/wali kota se-Provinsi Papua Barat Daya," ungkapnya.
Dia berharap, komitmen yang telah dibangun melalui rakor ini menjadi perhatian bagi setiap pihak untuk membangun tanah Papua Barat Daya sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing pihak.(Ant)
0 Komentar
Ubedilah Badrun Soroti Kasus Aktivis, Dorong Evaluasi MBG dan Penguatan Reformasi Polri
Waspadai Penyusupan Anarko di Hari Perempuan Internasional
Islah Bahrawi: Menempatkan Polri di Bawah Kementerian Berisiko Hambat Respons Keamanan Negara
Potensi Anarko di Balik Demo 17+8, Mahasiswa Diminta Waspada
Surya Paloh Ketemu Jokowi, Anies: Tontonan Aja Itu
Ratusan Pekerja Offshore Upstream Pertamina Regional Jawa Nyoblos di TPS di Tengah Laut
8 Parpol Lolos DPR Versi Quick Count, PDI Perjuangan Hattrick
668 TPS di Jawa Hingga Papua Harus Melakukan Pemungutan Suara Susulan akibat Bencana dan Kerusuhan
Megawati akan Nyoblos di TPS Kebagusan Jaksel
Leave a comment