Sahabat.com - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi berpesan kepada para Kader Surabaya Hebat (KSH) agar tetap menjalin silaturahmi pada tahun politik.
"Yang selalu saya ingatkan bahwa sekarang mendekati tahun politik, jangan sampai KSH yang didasari rasa kekeluargaan buat kesehatan, itu gegeran dewe-dewe (bertengkar sendiri-sendiri)," ujar Eri Cahyadi dalam keterangan tertulisnya di Surabaya, Rabu.
Baginya beda pilihan dalam politik itu hal biasa. Namun, jangan sampai perbedaan tersebut merusak tali persaudaraan.
"Kalau waktunya beda pilihan, silakan. Akan tetapi, jangan sampai merusak, utamanya kenapa adanya dibentuk Kader Surabaya Hebat," kata Cak Eri panggilan akrabnya.
Selama 3 tahun dibentuk, Cak Eri menyatakan bahwa peran KSH sangat besar dalam membantu Pemkot Surabaya, misalnya membantu dalam menurunkan angka kemiskinan, balita stunting, dan penurunan risiko kematian ibu dan anak.
"Ini adalah peran dari KSH yang selalu mendata ke kampung-kampung, ke rumah-rumah. Jadi, inilah yang saya inginkan bahwa membangun itu dengan rasa kasih sayang, jangan sampai pecah karena politik," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya Nanik Sukristina mengatakan bahwa pihaknya menggelar lomba antar-KSH berupa senam, yel-yel, dan video instagram Germas (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) agar mereka kompak.
Melalui kegiatan itu, dia berharap KSH dapat mengenalkan Germas kepada masyarakat sehingga mengubah perilaku masyarakat menjadi hidup lebih sehat. Apalagi, KSH selama ini telah membantu Pemkot Surabaya dalam melayani masyarakat.
"Harapan kami Kader Surabaya Hebat bisa memberikan contoh dan membantu Pemkot Surabaya mengedukasi masyarakat terkait berperilaku hidup sehat," kata Nanik.
Nanik menuturkan bahwa lomba senam, yel-yel dan video instagram Germas tersebut, diikuti perwakilan KSH dari 31 kecamatan se-Surabaya. Setiap kecamatan itu diwakili oleh 10 orang KSH sehingga total peserta lomba sebanyak 310 KSH.(Ant)
0 Komentar
Ubedilah Badrun Soroti Kasus Aktivis, Dorong Evaluasi MBG dan Penguatan Reformasi Polri
Waspadai Penyusupan Anarko di Hari Perempuan Internasional
Islah Bahrawi: Menempatkan Polri di Bawah Kementerian Berisiko Hambat Respons Keamanan Negara
Potensi Anarko di Balik Demo 17+8, Mahasiswa Diminta Waspada
Surya Paloh Ketemu Jokowi, Anies: Tontonan Aja Itu
Ratusan Pekerja Offshore Upstream Pertamina Regional Jawa Nyoblos di TPS di Tengah Laut
8 Parpol Lolos DPR Versi Quick Count, PDI Perjuangan Hattrick
668 TPS di Jawa Hingga Papua Harus Melakukan Pemungutan Suara Susulan akibat Bencana dan Kerusuhan
Megawati akan Nyoblos di TPS Kebagusan Jaksel
Leave a comment