Sahabat.com - Kepala Kepolisian Resor Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, Kombes Pol Jefri Ronald Parulian Siagian menekankan tidak ada oknum polisi yang melakukan pungutan liar (pungli) selama proses penindakan Ops Patuh Lancang Kuning 2023.
"Sudah saya tekankan tidak ada pungli. Kalau ada, silahkan laporkan dan akan kita tindak tegas. Tilang harus sesuai prosedur," katanya didampingi Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Pekanbaru Kompol Birgitta Atvina, Senin.
Operasi Patuh Lancang Kuning 2023 dilakukan Polresta Pekanbaru selama 14 hari ke depan mulai Senin, hingga 23 Juli mendatang. Polresta Pekanbaru dalam hal ini mengerahkan 90 personel.
Jedri menyebutkan ada tujuh sasaran penindakan dalam operasi ini, yaitu tidak mengenakan helm, menggunakan telepon seluler saat berkendara, melawan arus, berboncengan melebihi ketentuan, knalpot yang tidak sesuai dan beberapa hal lain.
Lanjut Jefri, dalam operasi ini selain melakukan tilang, pihaknya juga bergerak secara persuasif dengan memberikan teguran. Tujuannya untuk mengedukasi masyarakat agar dapat tertib lalulintas saat berkendara.
Jefri berharap melalui Ops Patuh Lancang Kuning 2023 masyarakat dapat lebih tertib berlalu lintas dibandingkan sebelumnya.
Personel akan ditempatkan di titik-titik berbeda selama operasi.
"Selama 14 hari ke depan ini kita usahakan supaya masyarakat di Pekanbaru ini tertib berlalu lintas," tambahnya.
Adapun dalam operasi ini Polresta Pekanbaru mengerahkan 90 orang personel dan didampingi oleh TNI, Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja dan Jasa Raharja.(Ant)
0 Komentar
Kenapa Kekasih Tamara Tega Bunuh Dante? Ini Kata Polisi
Polda Metro Jaya Tangkap Kekasih Artis Tamara Tyasmara
Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali akan Diperiksa KPK Setelah Pemilu
Tabrak Prof! Mahfud MD: Saya Setuju Koruptor Dihukum Mati
KPK Periksa Putra SYL Soal Jual Beli Jabatan di Kementan
Polisi Tuntaskan Pemeriksaan Kejiwaan Siskaeee
Terlibat Kasus Narkoba, Polres Bengkulu Tengah Pecat Anggota
Leave a comment