Polda Riau Libatkan 840 Personel dalam Operasi Patuh 2023

10 Juli 2023 08:24
Penulis: Alber Laia, news
Wakapolda Riau Brigjen Pol K Rahmadi ketika memimpin apel gelar pasukan halaman Mapolda Riau, Jalan Patimura, Pekanbaru, Senin. ANTARA/HO-Polda Riau.

Sahabat.com - Kepolisian Daerah Riau dan jajaran resmi melaksanakan Operasi Patuh Lancang Kuning (LK) 2023 dengan melibatkan 840 personel gabungan.

Wakil Kepala Polda Riau, Brigjen Pol K Rahmadi memimpin apel gelar pasukan di halaman Mapolda Riau, Jalan Patimura, Pekanbaru, Senin. Dia mengatakan personel yang terlibat terdiri dari 120 dari Polda Riau dan kepolisian resor jajaran sebanyak 720 personel.

"Kepada seluruh jajaran, saya tekankan, selalu berdoa kepada tuhan yang maha esa sebelum melaksanakan tugas, utamakan faktor keamanan dan keselamatan dan memedomani standar keselamatan yang ada, menghindari tindakan pungutan liar dan tidak melakukan tindakan kontra produktif serta melakukan kegiatan operasi patuh lancang kuning dengan simpatik dan humanis tanpa menimbulkan konflik dari masyarakat," kata Brigjen Rahmadi.

Wakapolda menambahkan, sesuai Undang-Undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan diharapkan personel mewujudkan memelihara keamanan keselamatan dan ketertiban lalu lintas. Kemudian meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat kecelakaan lalu lintas, serta membangun budaya tertib lalu lintas.

"Oleh karenanya sinergitas antara pembangun kepentingan dalam menjalankan pelayanan sangat diperlukan," ujar Wakapolda.

Brigjen Rahmadi menjelaskan, ada delapan jenis pelanggaran lalu lintas yang menjadi sasaran prioritas polisi dalam Operasi Patuh Lancang Kuning 2023 ini. Di antaranya tidak menggunakan helm, melawan arus, berboncengan lebih dari satu orang, tidak memakai sabuk pengaman, menggunakan knalpot brong atau tidak sesuai standar.

"Balap liar dan kebut-kebutan, menggunakan telepon seluler saat berkendara, kendaraan memakai rotator tidak sesuai peruntukan dan pelanggaran kasat mata lainnya sehingga meminimalisir fatalitas Korban kecelakaan lalu lintas," ucap Wakapolda.

Dengan sasaran penindakan pelanggaran di atas, tambah Kapolda, operasi patuh tahun ini diharapkan dapat menurunkan korban totalitas kecelakaan lalu lintas. Selanjutnya mengurangi kemacetan lalu lintas untuk mewujudkan keamanan keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas.

"Pelaksanaan operasi patuh 2023 yang dilaksanakan selama 14 hari di seluruh Indonesia bentuk kegiatan preemtif dan preventif didukung pola penegakan hukum secara elektronik," ungkap Brigjen Rahmadi.(Ant)

0 Komentar

Berita Terkait

Leave a comment